Jumat, 30 Januari 2015

Tutorial Hybrid ala Dandeedad



Hello... salam hangat sahabat blogger, berjumpa lagi dengan kita di blog Jemari Warna. Pada pembahasan kali ini, kami ingin berbagi kreasi unik dan kreatif ala Om Dhana / @dandeedad salah satu nama akun kreatif instagramnya.

Langsung saja namanya HYBRID, apa itu Hybrid??? 

Berdasarkan apa yang saya dapatkan dan pelajari dari Om Dhana, hybrid adalah foto yang dibuat dari penggabungan dua benda, dimana benda pertama berbentuk 2 dimensi yang dipotong (baik berupa gambar, sketsa, print out dari internet, maupun sekedar tulisan/huruf yang dipotong-potong), dengan benda lainnya yang merupakan benda nyata 3 dimensi (pensil, gelas, tangan, kertas, kain, dll). Jadi begitulah pengertian sederhana dari Hybrid.

Dan setelah tahu, munculah beberapa pertanyaan seperti :


- Wah susah dong?
- Harus bisa gambar ya?

Dari kedua pertanyaan tersebut tentunya tidak, kita masih bisa dengan mudah mencari di internet gambar-gambar pose dalam bentuk sketsa real maupun comical (Anime dan American Style). Atau bisa juga cari dari majalah, komik/koran yang nantinya kita gunting-gunting. Tapi perlu di ingat juga gambar tersebut harus masuk ke konsep atau ide yang ingin kita buat. Dan jangan lupa selalu cantumkan dari siapa dan darimana gambar itu berasal.

Dan muncul lagi pertanyaan seperti :


- Bagaimana cara buatnya?
- Lalu aplikasi apa saja yang digunakan?



Nah disini kita juga akan berbagi cara sederhana dan mudah bagaimana membuat Hybrid :


  1. Pikirkan ide dan konsep fotonya serta properti yang akan digunakan (manfaatkan dari benda sehari-hari atau sekeliling kita).

  2. Buat dan siapkan sketsa/gambar yang akan diinteraksikan dengan properti tadi. Pikirkan pose dan angle yang sesuai.

  3. Setelah digambar/diprint, segeralah untuk menginteraksikannya dengan propertinya.

  4. Siapkan ponsel, hidupkan kameranya, langsung deh di foto.

  5. Untuk pengeditan, simple saja. Tidak perlu ribet-ribet. Editlah seperti mengatur pencahayaan, kontrast, ketajaman, dan kejenuhan saja. Supaya lebih terlihat bagus, fokuskan pada sketsanya, dengan sedikit menambahkan efek blur.

Nah jadi dengan HYBRID ini kita bermain-main dengan benda sederhana yang ada disekeliling kita. Berkhayal dan berimajinasi setinggi-tingginya. Berfikirlah dan buat diri kita menjadi sesuatu yang berbeda ”hal yang positif”. Karena Ide kreatif bisa datang dari cara kita menempatkan diri (positioning) terhadap benda/objek/orang lain.

Dan berikut ini hasil buatan Hybrid karya Om Dhana, kreatif dan menarik bukan???



Dan ini beberapa Hybrid hasil karya blog Jemari Warna dari Instagram @luthfican selama berguru dengan Om Dhana.




Mungkin cukup sekian saja pembahasan kita kali ini, terimakasih kepada Om Dhana / @dandeedad yang telah menginspirasi kami untuk berbagi kreasi yang menyenangkan ini. Tunggu dan nantikan pembahasan unik pada postingan kami selanjutnya, Salam Hangat Jemari Warna. Terimakasih.


Kamis, 29 Januari 2015

Membuat Ilustrasi Urban Art Dengan Coreldraw

Membuat Ilustrasi Urban Art Dengan Coreldraw Part I

Inpiration From Urban Art

Langkah pertama buatlah objek persegi dengan menggunakan Rectangle Tools, kemudian atur Corner Radius : 25px, fungsi ini berguna untuk melengkungkan sudut-sudut, lihat pada gambar berikut.



Lalu Copy Paste objek persegi dan pebesar objek copy seperti pada gambar 1. Pilih kotak bagian dalam kemudian perbesar nilai outline width-nya, misalkan menjadi 5px.



Seleksi kotak bagian luar, klik tool Outline Pen atau tekan tombol F12. Tentukan style garis dengan memilih tipe garis putus-putus pada panel outline pen, jika sudah klik OK.




Buat lagi kotak persegi panjang, dengan menggunakan Shape Tool, arahkan kursor di salah satu titik sudut objek kotak lalu klik dan drag ke arah dalam bentuk melengkung objek secara penuh, lihat contoh gambar




Tempatkan posisi objek seperti contoh di bawah berikut (lihat gambar). Kemudian seleksi objek persegi panjang yang sudah kita lengkungkan itu dan kotak bagian dalam yang ber-outline tebal, lalu klik ikon Intersect. Setelah itu hapus objek persegi panjang awal. Maka hasilnya akan seperti gambar di bawah ini.






Langkah selanjutnya, buatlah objek persegi panjang kembali, yang nanti kita akan  taruh di bagian dalam desain. Lakukan dengan cara teknik Intersect. Kemudian kita beri Fill Color dengan warna hitam.





Selanjutnya saya akan membuat bentuk hidung, dengan menggunakan Ellipse Tool, pilih mode lingkaran Pie dan tentukan nilai Starting and Ending Angles: 0 dan 180 yang ada property bar. Karena disini kita akan membuat objek menjadi setengah lingkaran.



Putar objek pie sebesar 150° pada opsi Angle of Rotation di property bar. Kemudian kita copy paste, dan geser sedikit ke kanan. Pilih Mirror Horizontally untuk membuat posisi objek lingkaran pie terbalik dan saling berhadapan


.

Langkah berikutnya seleksi kedua ob.jek lingkaran pie, dan pada property bar klik icon Group. Lalu kita beri misalkan  fill warna putih, letakkan dan gabungkan dengan desain yang sebelumnya kita buat (lihat gambar).



Selanjutnya kita buat bentuk mata, dengan cara yang sama menggunakan Ellipse Tool. Untuk menghilangi garis tepi, gunakan Tools Outline lalu pilih icon tanda X. Tambahkan variasi desain bentuk lain dan pewarnaannya pada ilustrasi desain sesuai kreasi kita. 
Selamat Mencoba ... 





Tampilan Akhir Desain








Rabu, 28 Januari 2015

Making A Good Logo




Salam Hangat sahabat blogger semua, pada kesempatan kali ini kita akan sedikit menjelaskan tentang bagaimanakah membuat suatu logo yang baik, oleh (David Airey)

Yang pertama suatu logo itu harus bisa dijelaskan (describable), jadi apa maksud tujuan, fisi dan misi logo itu kita buat.

Yang kedua adalah mudah diingat (memorable). Suatu logo yang kita buat, bagaimana agar menciptakan suatu logo yang unik dan mudah diingat yang melihat logo kita tersebut, contohnya seperti logo pada Carrefour atau Pizza hut.

Yang ketiga adalah efektif. Maksudnya disini bisa diartikan harmonisasi atau keselarasan warna, jadi ini berhubungan dengan pewarnaan logo yang kita buat. Misalkan kita membuat suatu logo dengan banyak warna, lebih baik kita memilih warna-warna yang selaras, misalkan pada warna kuning, masih banyak lagi warna yang selaras dengan warna hijau dan oren.

Yang keempat adalah fleksibel, ini berhubungan dengan ukuran logo yang kita buat. Kadang di dalam logo kita itu harus bisa di tempatkan di berbagai media tidak hanya di pasang di papan nama pinggir jalan saja atau yang lainnya, namun logo kita harus bisa di pasang untuk di buat di payung, mug atau merchandise seperti kaos dll, kenapa seperti itu, agar logo kita itu bisa tetap cantik.

Yang terakhir adalah relevan, maksud relevan disini suatu logo yang kita buat harus ada kaitannya atau nyambung dengan bidang yang di geluti. Misalkan pada logo speedy. Namun bukan berati misalkan di bidang perbengkelan logo kita harus bergambar kunci, baut, dsb. Tidak, maksudnya logo merupakan visualisasi visi dan misi. Disini biasanya akan bermain dengan filosofi warna, filosofi bentuk dan font yang digunakan. Inspiration from Video2u.


Sebagai contoh pada gambar logo di atas tersebut, kita mengambil gradasi warna abu-abu dan putih, karena dari warna abu-abu sendiri memiliki arti ketenangan dan seimbang. Warna abu-abu pun mencerminkan kepandaian dan kesederhanaan, karena warna sifatnya yang pemanen / warna alam. 

Dan sedikit gradasi warna putih sangat bagus untuk menampilkan atau menekankan warna lainnya. Dan dari logo tersebut yang bertuliskan huruf S dan C itu berbentuk seperti simbol hati yang diharapkan visi dan misi tujuan logo tersebut dibuat mempunyai sifat kasih sayang dan cinta, kepercayaan, niat baik, perasaan yang manis dan indah. 

Mungkin kurang lebih nya seperti itu, jika ada kata salah dalam penulisan ini mohon maaf, dan jika ada yang menambahkan silahkan, terimakasih ...


NIRMANA


Berbicara tentang nirmana, Apa itu NIRMANA?, mungkin sebagian dari kita atau yang masih awam, pasti ada yang belum mengenal dan tahu tentang apa itu nirmana. Pada pembahasan kali ini, disini kita akan sedikit menjelaskan definisi dan arti dari nirmana.

Nirmana merupakan pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. Nirmana dapat juga diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra, trimatra yang harus mempunyai nilai keindahan. 

Meski nirmana dipahami sebagai sebuah bentuk yang tidak berbentuk. Karena arti dari nirmana sendiri dibentuk dari dua kata yaitu nir berarti tidak, mana berarti makna, jika digabungkan berarti tidak bermakna atau tidak mempunyai makna. Jika diartikan lebih dalam nirmana berarti lambang-lambang bentuk tidak bermakna, dilihat sebagai kesatuan pola, warna, komposisi, irama, nada dalam desain. Bentuk yang dipelajari biasanya diawali dari bentuk dasar seperti kotak, segitiga, bulat yang sebelumnya tidak bermakna diracik sedemikian rupa menjadi mempunyai makna tertentu.





Jika kita telah lebih jauh, nirmana mirip dengan Tipografi (ilmu huruf) yaitu tentang mengorganisasikan sesuatu untuk mencapai kualitas artistik pada sebuah karya seni atau desain. Nirmana berbicara tentang harmoni, keselarasan soal rasa, dan impresi pada sebuah bentuk. Nirmana tidak hanya mencakup 2 dan 3 dimensi saja melainkan menjelajah sebuah ruang yang disebut dengan ruang maya.

Apa itu ruang maya ?

Ruang maya merupakan ruang semu dimana kita bisa menghayalkan sesuatu yang kita sendiripun bingung, dalam artian hayalan tentang sebuah kegilaan bentuk yang sulit kita torehkan dalam media 2 dimensi ( sering disebut dengan nirmana ruang datar / nirmana dwimatra) atau 3 dimensi (sering disebut dengan nirmana ruang / nirmana trimatra).

Unsur-unsur dalam nirmana terbagi menjadi 5 :

  1. Titik adalah unsur visual yang ukurannya relatif kecil, tidak memiliki panjang atau lebar, dan pangkan dari ujung sebuah garis atau bentuk yang akan dibangun.
  2. Garis, sebuah titik yang berjalan, jalur yang dilaluinya adalah garis.
  3. Bentuk adalah sesuatu yang memiliki wujud atau shape yang tampak dari suatu benda. 
  4. Ruang adalah bentuk 2 atau 3 dimensional. Bidang atau keluasan positif atau negatif yang dibatasi oleh sebuah limit. 
  5. Tekstur adalah sifat dan kualitas fisik dari suatu benda. Kasar, halus, keras, lunak dan sebagainya. 

Untuk mendapatkan nirmana dwi matra atau 2 dimensi biasanya dimulai dari pembuatan objek dasar seperti persegi, lingkaran, segitiga, segi lima, segi enam. Bentuk dasar tersebut kemudian ditata dan disusun sedemikian rupa sehingga membentuk sebuah pola, lalu disusun dengan cara memutar objek dua dimensi ( rotate ), memiringkan objek ( skew ), menduplikasi objek ( duplicate ), merubah ukuran ( transform ), membalik objek ( mirror ), dan atau langkah kombinasi dari kesemuanya.


Selasa, 27 Januari 2015

Membuat Logo Dengan CorelDraw

Membuat Logo Dengan CorelDraw Part I


Salam hangat sahabat blogger. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas bagaimana membuat tipe logo pixel dengan menggunakan aplikasi CorelDrawX4. Untuk lembar kerjanya kita menggunakan ukuran A4 dan drawing unitsnya menggunakan centimeters. Kitapun dapat merubahnya sesuai keinginan.


Selanjutnya pada menu view aktifkan Grid dan Snap to Grid, fungsi ini untuk mempermudah saja dalam penempatan titik satu ke titik lainnya.



Kemudian buat sebuah kotak seperti contoh pada gambar diatas dengan menggunakan rectangle tool.


Setelah itu kita duplicate kotak tersebut, klik pada kotak pertama yang tadi kita buat, lalu menuju ke menu Arrange-Transformations-Position (lihat gambar) setelah itu akan muncul menu dibagian kanan lembar kerja.


Pada bagian menu Relative Position, centang kotak dibagian kanan kemudian Apply To Duplicate, buatlah kira-kira sembilan kotak. Pada bagian menu Relative Position, centang kotak dibagian kanan kemudian Apply To Duplicate, buatlah kira-kira sembilan kotak.


Selanjutnya duplicate lagi ke bawah sebanyak 5 kali, sebelumnya kotak yang kita buat sembilan tadi kita tekan Ctrl+A untuk menyeleksi objek semua kotak, baru kita duplicate ke bawah. Lihat contoh gambar diatas.


Kemudian kita seleksi semua kotak tersebut dan beri warna, misalkan dengan warna biru.

Gambar 1
Gambar2

Klik pada kotak ( lihat gambar 1 ) dan tekan tombol shift dan buat seperti gambar 2 diatas. Sebelumnya kita buat satu persatu dulu (C) dan selanjutnya kita bentuk huruf (O), beri keduanya dengan warna putih.


Selanjutnya  pada gambar tersebut kita ingin merubah huruf O menjadi huruf D, klik pada bagian pojok kanan atas kotak huruf O, lalu klik kanan dan convert to curves. Gunakan tombol shape tool dan hapus node yang berada di pojok atas kanan kotak dengan cara double klik, maka akan seperti gambar 3.



Ikuti hingga seperti contoh gambar pertama, setelah itu untuk ruang yang kosong kita duplicate kembali dengan cara yang sama pada pembahasan sebelumnya, jika sudah maka akan seperti gambar yang kedua.




Langkah berikutnya kita tinggal memberikan paduan-paduan warnanya, gunakan tombol shift dan pilih beberapa kotak yang ingin kita rubah, lihat pada contoh gambar di bawah berikut :





Pada uniform fill mixers ada informasi pentagon warna, lalu kita geser sedikit dengan components CMYK C=97 M=51 Y=0 K=0, jika sudah klik OK.

Lakukan hal yang sama pada kotak yang belum diberi warna yang berbeda, dengan memanfaatkan mixers atau boleh juga kita menggunakan uniform fill models, untuk pewarnaannya kita bisa atur sendiri dari warna yang agak muda dan warna yang agak pekat. Jika sudah, tinggal kita hilangkan garis tepinya, caranya kita seleksi semua objeknya (Ctrl+A) lalu klik tool outline dan pilih none (no outline). Dan untuk kotak yang bertulis kan huruf C dan D bisa sama kita beri warna lainnya, misalkan dengan warna abu-abu pekat dan muda, dengan langkah yang sama seperti pembahasan sebelumnya.

Menghilangkan garis outline


Berikut tampilan hasil akhir desain logo "Cretive Design", untuk menghilangkan kembali kotak-kotak pada lembar kerja yang kita buat tadi, bisa diatur kembali di menu view dan hilangkan tanda centang pada tulisan grid. Mungkin cukup sekian saja, mohon maaf bila ada kekurangan kata dalam penulisan dan penjelasan yang kurang dipahami. Terima kasih ...


Inspiration design from Video2U Multimedia